dupavisitometer

KERENDAHAN HATI

Untuk insan-insan yang berada dipersimpangan dan gusar dengan pencapaian hidupnya setakat ini. Berjayakah aku? Gagalkah aku? Mungkin Pak Taufik bisa menenangkan jiwa-jiwa kalian. Bila hati jadi rendah, jasad akan mula sedar diri. Kita menerima segala kekurangan, bersyukur dengan kelebihan. Dan mungkin pula kita sedar, hidup yang kita jalani ini jika diusahakan dengan bersungguh-sungguh, maka itulah yang terbaik lagi mendamaikan. Taufik Ismail : Kerendahan Hati Ditulis oleh Administrator Friday, 24 February 2006 Kalau engkau tak mampu menjadi beringin yang tegak di puncak bukitJadilah belukar, tetapi belukar yang baik, yang tumbuh di tepi danau Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar, Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang memperkuat tanggul pinggiran jalan Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya, Jadilah saja jalan kecil, Tetapi jalan setapak yang Membawa orang ke mata air Tidaklah semua menjadi kapten tentu harus ada awak kapalnya.... Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi rendahnya nilai dirimu Jadilah saja dirimu.... Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri

2 comments:

Anonymous said...

Kebiasaannya.... ada dua persimpangan... ada yang memilih untuk rasa cukup apa yang ada dan ada yang memilih rasa ketidakcukupan didalam kehidupan....

Tambahan apabila kayu ukur yang digunakan tida mempunya titik penentu.. yang mempunyai ketentuan yang pasti.....

Contoh...... Aku mempunyai kereta....... bagi yang tidak pernah cukup..... Aku tengok orang sebelah keretanya lebih besar..... alang2.. aku nak lagi besar.... bagi yang setiasa rasa cukup.....nasib aku ada kereta.... kalau tak tak mampu aku nak berhimpit2 naik bas macam abang-abang kontrak indonesia nak ke tempat kerja....

Gaji ku RM 800 sebulan.... etc... etc..

terdapat satu garisan.. tengah yang mampu memberi anjakan paradigma.. setiap insan yang dikenali sebagai... Syukur......

agak2... Dimanakan kita.. berjayakan kita... siapakan kita....

Mafi muskilah.......

Ras Raka said...

ish, manusia mana pernah puas. yang tahu bersyukur, untung la, yang lupa?

kerendahan hati ini untuk memujuk, memujuk hati yang sakit sebab apa yang tiada dapat, dan pujuk hati agar lebih tenang dengan apa yang dapat.

benda macam ni, pada aku tiada perlu pada anjakan paradigma, yang perlu hijrah dan islah, dari dalam.

selalu aku tak serius jawab macam ni,aku selalu main-main.

ras raka

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...